Cara Menjaga Keharmonisan Hubungan dengan Pasangan

Mempertahankan sebuah hubungan dengan menggunakan sebuah cinta tentunya bukan merupakan salah satu satu yang juga menjadi hal yang memerlukan kerja keras bersama. Beberapa pasangan yang dimana juga akan melakukan berbagai cara agar sebuah hubungan yang nantinya akan berjalan dengan lancar.Dimana dalam melakukan atau dalam mempertahankan sebuah keharmonisan yang ada antara kedua belah pihak yang dimana juga menjadi salah satu cara daftar sbobet88 yang digunakan nantinya agar hubungan selalu berjalan harmonis dan juga berjalan langgeng. 

Cara Menjaga Keharmonisan Hubungan dengan Pasangan 

Pasangan yang dimana keduanya juga sama-sama perlu melakukan sebuah upaya yang sama dalam  sebuah hubungan. Karena itu, mereka yang biasanya setiap pasangan akan melakukan berbagai hal untuk dapat memastikan sebuah hubungan yang nantinya akan berjalan lancar. Ada saat-saat  yang ada dimana ketika Anda yang mungkin secara tidak sengaja merasa jika melukai pasangan. Sebelum menghancurkan sebuah hubungan itu, ada baiknya Anda  juga yang dimana juga harus mengetahui kebiasaan yang  dimana bisa membuat sebuah hubungan harmonis. Berikut  ini akan dibahas beberapa kebiasaan yang ada dalam hubungan yang tentunya hal ini bisa membuat hubungan anda dan juga pasangan anda lebih harmonis. 

Buat kritik konstruktif

Meskipun tidak ada yang suka untuk dapat menerima sebuah keluhan, namun, kadang-kadang ada baiknya dimana membuat sebuah kritik yang dimana membangun tentang satu sama lainnya di dalam sebuah hubungan. Ketika nantinya Anda dan juga pasangan  yang dimana dalam sebuah hubungan yang saling menunjukkan sebuah kelemahan dengan sebuah  cara yang dimana  konstruktif, ini juga yang dimana menjadi salah satu hal yang juga nantinya dapat membantu Anda berdua untuk dapat meningkatkan diri dan juga mengeluarkan yang terbaik dari diri. Meskipun anda yang dimana dan pasangan yang mengeluh tentang satu sama lain dengan sebuah niat  yang positif, Anda perlu juga untuk dapat memastikan ada cukup ruang  yang digunakan untuk berdua sebuah ruang yang digunakan untuk membuat dan juga saling menerima keluhan.

Hindari pertengkaran

Sudah saatnya dimana dalam setiap hal kita perlu menerima pada suatu saat untuk dapat mengabaikan beberapa hal yang dimana digunakan di dalam sebuah pertengkaran. Dimana hal ini adalah cara terbaik yang digunakan untuk menyelamatkan  sebuah hubungan. Anda perlu juga untuk dapat memahami bahwa ada beberapa konflik yang  dimana juga tidak dapat diselesaikan dan oleh karena itu dimana nantinya dalam hal ini anda boleh saja menghindari diskusi semacam itu. Namun, Anda juga dimana ada saatnya memang harus meminta maaf kepada pasangan dan juga anda yang dimana juga harus dapat memastikan bahwa tidak adanya lagi sebuah kesalahpahaman dalam sebuah hubungan.

Habiskan waktu sendiri

Menghabiskan sebuah waktu terpisah  yang dimana tidak berarti Anda egois dalam melakukan sebuah hubungan atau jika nantinya tidak ingin bersama pasangan. Bahkan, perlu juga dimana nantinya anda yang memang untuk saling meluangkan sebuah waktu yang terpisah karena dunia  yang dimana tidak hanya berputar  di sekitar pasangan anda . Anda  yang dimanja juga dapat melakukan beberapa perjalanan dengan teman, melakukan olahraga, atau dimana anda juga bisa dapat membaca buku untuk dapat memastikan masih ada sebuah kesenangan dan juga sebuah keceriaan dalam sebuah hubungan.

Tetapkan batas

Orang yang  berbeda  tentunya juga memiliki  sebuah kebutuhan yang berbeda sehingga  dimana dalam hal ini juga ada kemungkinan bahwa apa yang seperti tampaknya tepat untuk Anda  yang dimana menjadi salah satu hal yang dimana mungkin tidak sama untuk pasangan anda. Karena itu, lah dengan cara menetapkan sebuah batas-batas untuk dapat memastikan tidaknya sebuah konflik yang  memang ada dan juga muncul dalam sebuah hubungan bisa menjadi salah satu  hal yang sangat baik.

Hindari berdebat

Pada saat-saat anda ketika berdebat, Anda mungkin yuang dimana juga akan merasa sangat kewalahan oleh emosi atau  juga dan tayang dimana juga nantinya akan mungkin sulit bernapas. Dalam situasi seperti itu, Anda mungkin dimana nantinya akan merasa lebih baik  dan juga melupakan argumen. Lebih baik dimana anda keluar dan menenangkan diri anda jika pertengkaran menjadi salah satu hal yang lebih parah. Berantem seperti halnya kucing dan juga anjing dan  juga menyebabkan kerusakan pada hubungan bukanlah suatu hal yang  dimana merupakan bijaksana untuk  dapat dilakukan. Setidaknya, berjalan kaki sebentar yang dimana hal ini  dapat membantu anda untuk dapat untuk bisa mengakhiri semua konflik.

Berikan prioritas 

Anda dimana juga pasti pernah mendengar orang yang dimana mengatakan pasangan adalah  sebuah prioritas pertama. Memprioritaskan sesuatu atau orang lain yang ada daripada pasangan  tentunya menjadi salah satu hal yang tidak salah. Anda mungkin juga nantinya akan dapat berjuang demi tujuan  yang sangat mulia, mengurus  sebuah keluarga atau juga anda yang dimana akan menghabiskan waktu bersama, dan itu  juga menjadi salah satu hal yang tidak membuat Anda nantinya menjadi orang jahat.

Saling menerima kelemahan

Mari menerima sebuah kenyataan tidak ada manusia yang  di dunia ini yang sempurna karena setiap orang  yang dimana pastinya juga akan memiliki sebuah kekurangan. Mengharapkan sebuah pasangan  yang dimana menjadi manusia terbaik yang juga  pernah ada atau juga mengubah perilakunya untuk dapat membuat Anda menjadi bahagia selamanya bukanlah salah satu  hal yang baik untuk dapat dilakukan. Jika berpikir untuk dapat menemukan kekurangan pada pasangan yang dimana  bisa menjadi hal yang bermanfaat, maka Anda tentunya  mungkin salah.

Menerima sebuah kelemahan dan  juga ketidaksempurnaan pasangan dan juga menjadi salah satu cara yang dimana juga akan dapat membantunya untuk berkembang menjadi  seorang manusia yang lebih baik adalah salah satu hal  yang dimana terbaik dalam hubungan. Selama pasangan anda yang mampu menyelesaikan sebuah perbedaan dengan cara yang dimana juga  lebih baik dan juga lebih efektif, Anda dapat menjaga juga sebuah kesalahpahaman dan juga menjadi sebuah konflik. Bahkan, jika nantinya juga akan mengalami beberapa ketidaksempurnaan, segala halnya juga sesuatunya dapat lebih baik nantinya  jika Anda dan juga pasangan lebih berfokus pada  sebuah aspek-aspek positif.

Miliki teman yang berbeda

Berada dalam hubungan yang dimana juga tidak berarti Anda dan juga pasangan anda yang dimana juga  harus memiliki sebuah lingkaran teman yang diamana sama. Anda yang juga dapat memiliki teman yang dimana juga  berbeda dan itu  tentunya tidak ada hubungannya dengan sebuah kehidupan cinta. Memiliki teman yang juga  berbeda sebenarnya juga dapat membantu dalam mengekspresikan diri anda dengan cara yang lebih baik dan juga dengan menjadi diri sendiri. Selain itu, Anda yang dimana juga akan dapat saling memberikan sebuah ruang yang cukup.

Itulah beberapa hal yang tentunya bisa menjadi salah satu hal yang bisa anda gunakan untuk dapat membuat hubungan anda dan juga pasangan anda menjadi harmonis. Dengan memperhatikan beberapa hal di atas anda juga dan pasangan dapat memperbaiki atau juga menjaga hubungan anda agar nantinya lebih harmonis lagi. 

Cara Anak Dekat dengan Ibu yang Bekerja

Wanita yang bekerja atau seorang ibu yang juga menjadi seorang wanita karier tentunya menjadi salah satu tantangan tersendiri yang dilakukan oleh sebagian orang atau seorang ibu. Seorang wanita karier dan juga sekaligus seorang ibu tentunya akan lebih cepat untuk dapat membagi waktunya, namun bukan menjadi salah satu alasan untuk mengabaikan anak. Wanita karir yang dimana telah memiliki seorang anak biasanya memang lebih jarang tidak memiliki banyak waktu untuk bersama dengan sang buah hati di rumah. Hal inilah yang juga yang mengakibatkan sebagai anak dengan orang tua yang bekerja terutama seorang ibu yang bekerja biasanya akan cenderung kurang mendapatkan perhatian, karena  biasanya waktu bonding antara ibu dan sang anak yang dimana juga sangat amat terbatas. Bahkan, tidak jarang sang anak yang juga bahkan belum membuka mata ketika ibu mereka berangkat kerja dan juga anak yang telah terlelap saat ibu tiba di rumah selepas pulang bekerja.

Cara Anak Dekat dengan Ibu yang Bekerja

Pakar psikologi anak asal Kanada, yaitu dr. Gordon Neufeld yang dimana dirinya menuturkan bahwa kedekatan antara orang tua dan juga kedekatan anak adalah salah satu  hal  yang merupakan paling penting untuk  dapat mendukung pertumbuhan dan  juga untuk dapat mendukung sebuah perkembangan sang buah hati sera menjaga keharmonisan antara anak dan orang tua di rumah.

Tanpa adanya kedekatan di antara keduanya,  yang dimana nantinya kepercayaan sang anak yang di peruntukan pada kedua orang tuanya  yang dimana kebanyakan di antaranya yang tak akan terjalin baik. Pada akhirnya, anak justru nantinya menjadi lebih tertutup dan juga anak yang juga sering berbohong atas apa yang  telah mereka rasakan kepada orang tuanya. Lalu, bagaimana  kan untuk caranya agar mendekatkan diri pada anak meski  yang dimana nantinya ibu  sendiri yang juga lebih banyak menghabiskan waktunya yang ada  di luar rumah untuk dapat bekerja? Berikut  ini dalam artikel akan di bahas beberapa di antaranya:

Sediakan Waktu Khusus untuk Sang Buah Hati

Yang pertama adakah yang menjadi salah satu hal yang juga menjadi penting untuk setiap orang tua terutama untuk seorang ibu yang juga bekerja adalah menyediakan waktu khusus untuk sang anak. Jika ibu tentunya bisa meluangkan banyak waktu untuk dapat bekerja, ibu juga yang dimana tentunya akan tetap bisa meluangkan waktu untuk keluarga dan juga untuk anak tercinta.

Selalu diingat, anak yang dimana juga pastinya butuh kasih sayang dan juga butuh sebuah perhatian dari orang tua. Oleh karenanya, maka anda sebagai seorang ibu anda juga harus sediakan waktu khusus untuk sang buah hati, agar nantinya merasa ibu yang dimana tidak melupakannya dan juga terlalu sibuk bekerja. Tidak perlu  untuk dapat bepergian ke tempat kesukaannya, cukup anda sebagai seorang ibu bisa habiskan waktu selama minimal satu jam hanya untuk anak  sebelum memulai aktivitas setiap harinya.

Tinggalkan Pekerjaan di Kantor

Setiap harinya, yang dimana ibu yang sudah untuk dapat menghabiskan kurang lebih sembilan waktu jam di kantor. Meski pekerjaan yang dimana belum selesai, hindari untuk dapat membawanya pulang ke rumah. Sebagai istri sekaligus  juga anda seorang ibu, tentu ada tanggung jawab lain yang dimana menjadi salah satu hal yang juga  menunggu ibu di rumah. Jadi, fokuslah jika sudah sampai di rumah kepada keluarga dan juga kepada anak-anak ketika nantinya ibu di rumah. Membawa sebuah pekerjaan ke rumah yang dimana tak hanya membuat anak yang nantinya akan menjadi terabaikan, pikiran ibu pun yang dimana nantinya menjadi tidak fokus sehingga  juga nantinya hal ini akan rentan stres.

Hindari Melampiaskan Kemarahan pada Anak

Ibu, anak yang dimana memiliki sebuah perasaan yang dimana biasanya mereka akan sangat sensitif. Perkataan kasar yang nantinya akan dapat meninggalkan sebuah bekas luka yang sangat mendalam  yng dimana nantinya hal ini akan ada di hatinya. Apabila ibu  nantinya memiliki sebuah masalah di kantor, ceritakan lah kepada pada ayah. Jangan sampai dimana ibu nantinya akan dapat  melampiaskan sebuah kekesalan yang ada dan juga tentang masalah apa pun yang sedang ibu alami kepada sang anak yang dimana tentunya dalam hal ini  tidak tahu apa yang sedang ibu rasakan. Tentunya hal ini malah akan memperburuk hubungan ibu dan juga anak. 

Anak Juga Perlu Mengerti  Tentang yang Ibu Kerjakan di Kantor

Meski dimana beberapa anak yang tidak bisa memahami sepenuhnya, tidak ada salahnya jika anda yang seorang ibu untuk dapat menceritakan pada anak tentang apa saja pekerjaan ibu, sehingga ia yang dimana nantinya sebagai seorang anak tidak berfikir diabaikan atau tidak merasa ditinggalkan tanpa alasan untuk setiap hari. Menceritakan  tentang pekerjaan ibu juga  yang nantinya akan menjadi salah satu cara yang juga dapat mengurangi anak untuk  dapat membandingkan ibu dengan orang tua lainnya dari teman-temannya. Tidak ada salahnya jika ibu juga yang juga nantinya akan turut menjelaskan mengapa ibu perlu bekerja untuk setiap harinya.

Temani Anak Bermain

Bermain tentunya menjadi salah satu hal yang disenangi setiap anak. Bisa jadi ketika bermain anka n juga akan menjadi lupa dengan sesuatu jika sedang asik bermain, bahkan ketika ibu yang pulang kerja. Dalam hal ini yang dimana Ibu juga  bisa mendekatkan diri pada anak  yaitu dengan cara menemaninya untuk dapat bermain bersama, selelah apapun fisik ibu  pada saat itu.

Menyediakan sebuah waktu ekstra yang digunakan untuk dapat menemani anak untuk dapat bermain yang dimana nantinya menjadi salah satu hal yang nantinya akan membuatnya senang dan juga akan membuat anak yang nantinya akan merasa diperhatikan. Jangan sungkan juga untuk dapat mendatanginya dan juga untuk dapat bertanya apa yang  memang sedang ia mainkan.

Ajak anak Berlibur Bersama 

Tentunya di dalam sebuah kesibukan anda seorang ibu dan juga pasangan anda, maka anda tentunya juga harus meluangkan waktu liburan bersama dengan anak. Tentunya hal ini bukan hanya akan membuat anak dan orang tua akan semakin dekat namun juga akan menjadi salah satu anda dan juga pasangan anda untuk dapat merefresh otak di tengah kesibukan masing masing selama bekerja. 

Itu tadi beberapa cara yang digunakan untuk mendapatkan diri yang dimana juga bisa dilakukan bagi para ibu yang sehari-harinya harus meninggalkan sang buah hati yang di gunakan untuk dapat bekerja. Meski sibuk, yang dimana tentunya jangan pernah acuh juga pada setiap kesehatan sang buah hati. Tentunya anda juga seorang ibu dapat menjalankan sebuah peran menjadi seorang ibu dan juga menjadi seorang wanita karir. Semoga informasi ini dapat berguna untuk anda yang memang ingin menciptakan hubungan yang lebih harmonis terhadap anak dan juga orang tua.  

Cara Mengajari Anak untuk Jujur

Mengajari anak untuk menjadi salah satu yang memiliki sebuah pribadi yang jujur dan juga tidak suka menipu serta mencuri sebuah permainan joker123 adalah salah satu hal yang biasanya akan menjadi tanggung jawab bagi orang tua. Anak sendiri biasanya akan menjadi salah satu pribadi yang meniru dunia sekitarnya, maka dalam mendidik anak anda juga perlu menjadi seorang contoh yang baik bagi anak anda nantinya.

Namun, dalam hal ini sendiri dimana tidak semua orang tua sendiri adalah orang yang dimana cukup mampu untuk dapat mendidik anaknya dengan baik. Sebab, dimana ada juga beberapa orang tua yang dimana mungkin mereka sendiri dapat percaya, ketika nantinya sang anak berbohong, maka sang anak harus mendapat sebuah hukuman yang setimpal agar nantinya anak sendiri tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut.

Cara Mengajari Anak untuk Jujur

Seringkali, dimana ketika orang tua dapat melakukan sebuah kesalahan yang sangat fatal ketika orang tua mendidik anak mereka dengan melakukan sebuah ancaman atau juga dengan menggunakan sebuah tuduhan kepada sang anak atas perbuatan sang anak. Namun, dimana hal tersebut yang tanpa disadari, jika nantinya orang tua terlalu keras dalam hal menghukum anak, maka hal itu yang nantinya malah akan melatih anak untuk dapat melakukan sebuah hal yang dinamakan dengan berbohong karena, nantinya anak sendiri akan merasa takut untuk dapat mengatakan suatu hal yang terjadi sebenarnya.

Secara garis besar, sendiri dimana anak kecil adalah orang yang dapat memahami bahwa berbohong itu adalah sebuah hal yang salah dan tidak dibenarkan, namun dimana ada banyak orang tua yang jug dimana mereka mengetahui bahwa usai anaka sangat mempengaruhi kematangan secara mental setiap anak, maka hal ini juga sangat mempengaruhi kematangan secara emosi dan juga dalam memandang hal seperti apakah ia perlu berbohong dan perlu untuk mengaku salah atau tidak? Untuk itu, nantinya dimana kematangan emosi anak pun menjadi suatu hal yang pastinya juga dapat mempengaruhi interaksi sosialnya.

Usia Anak Mulai Berbohong

Dalam sebuah penelitian yang ada di alam jurnal Science Direct, dimana nantinya anak yang dimana mereka sendiri berusia (4-9 tahun) biasanya nanti anak akan cenderung berperilaku senang mendengar cerita yang dimana tentang protagonis, melakukan sebuah pelanggaran, gagal mengungkapkan suatu kesalahan, berbohong dan juga mengakui sebuah kesalahan.

Selanjutnya, dimana nantinya pada anak yang berusia (4-5 tahun) berperilaku membuat sebuah perasaan positif terhadap sebuah pelanggaran yang mementingkan dirinya sendiri, gagal untuk dapat mengungkapkan suatu hal atau juga berbohong, dan juga menggunakan alasan yang biasanya menguntungkan untuk menghindari sebuah hukuman dan biasanya cenderung untuk dapat membenarkan tanggapannya.

Kemudian, ketika nantinya anak sendiri memasuki usia (7-9 tahun) memiliki sebuah tanggapan tentang emosional dengan sebuah pengakuan daripada ketika mereka berbohong. Semakin tua dimana usia anak, dimana umumnya mereka akan lebih menginginkan tanggapan positif dari orang tua mereka terhadap pengakuannya.

Lebih jauh, anak yang nantinya berusia lebih tua biasanya akan menginginkan sebuah tanggapan positif dari orang tua mereka terhadap sebuah pengakuan daripada anak yang biasanya berusia lebih muda. Dengan demikian, penelitian ini yang dimana biasanya akan menunjukkan sebuah hubungan antara usia yang dimana biasanya mempengaruhi kematangan secara emosional sang anak terhadap sebuah perilaku antara mengakau atau juga akan berbohong.

Ada tiga alasan utama yang dimana nantinya ketika anak-anak akan berbohong yaitu, dimana sebuah fantasi, membual, dan juga mencegah sebuah konsekuensi negatif. Misalnya, saja nantinya anak-anak prasekolah yang biasanya akan lebih sering menceritakan sebuah kebohongan atau juga hal fantasi, demikian seperti yang juga dilansir dalam Verywell Family.

Jika nantinya anak berkata, aku pergi ke bulan tadi malam, apakah itu merupakan sesuatu hal yang benar? Orang tua yang dimana nantinya juga harus menjelaskan kepada sangat anak untuk dapat memahami perbedaan antara sebuah kenyataan dan juga sebuah khayalan. Namun, jika dimana nantinya hal tersebut hanya bercanda, maka tidak masalah untuk dapat menikmati fantasi asalkan semua orang yang dimana mereka sadar bahwa itu merupakan sebuah hal yang fiksi daripada fakta.

Selain itu, dimana nantinya seorang anak yang akan membuat sebenarnya ingin dapat menyombongkan diri mereka karena memiliki harga diri yang biasanya rendah atau ingin mendapatkan sebuah perhatian dari teman-temannya. Mereka dimana juga dapat mengambil sebuah manfaat yang ada dan dari mempelajari sebuah keterampilan sosial baru dan juga biasanya terlibat dalam sebuah kegiatan positif untuk dapat meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri mereka.

Komponen lain yang dimana biasanya menggunakan kebohongan untuk mencegah sebuah konsekuensi negatif. Menghindari sebuah tanggung jawab dapat juga digunakan oleh sang anak sebagai salah satu senjata yang digunakan untuk dapat menyelesaikan kebohongan atau biasanya hal tersebut dilakukan untuk melakukan yang mereka inginkan. Contohnya, termasuk juga sebuah kebohongan soal kelalaian dan juga sebuah hal seperti menegakkan aturan. Seperti dimana ketika seorang anak yang beralasan untuk ke toilet padahal dimana kenyataannya mereka ingin menghindari sebuah tanggung jawab untuk mencuci piring di dapur.

Memberi anak sebuah kebebasan untuk membuat sebuah kesalahan dan juga yang digunakan untuk memperbaiki diri sendiri ternyata adalah sebuah hal yang umumnya sangat penting. Itulah yang juga menjadi sebuah kunci untuk dapat mengubah budaya tersebut yang umumnya terjadi di suatu negara. Ternyata cara itu juga menjadi sebuah caras yang umumnya berhasil karena itu membuat sebuah kejujuran. Berikut ini adalah beberapa tips untuk dapat membantu anak-anak anda dapat belajar kejujuran seperti yang dimana sudah dirangkum dari Psychology Today:

Bicara dengan anak anda tentang pentingnya kejujuran

Kejujuran dalam sebuah keluarga adalah sebuah hal yang penting, dimana dengan memberitahu sang anak bahwa kejujuran tersebut adalah sebuah penting walaupun sulit. Jika nantinya tidak ada sebuah kejujuran antara orang tua dan juga anak, maka nantinya juga tidak akan ada nya rasa kepercayaan atau keharmonisan yang ada di dalam keluarga. Misalnya saja ketika bapak yang dimana akan mengajarkan pada kedua putrinya bahwa sebuah kejujuran sendiri yang dimana menjadi salah satu pondasi penting, maka hal tersebut yang juga nantinya akan membangun sebuah rasa percaya dan juga rasa saling menghormati dalam hubungan sebuah keluarga. Sebaliknya, maka ketika berbohong, dimana rasa percaya pun menjadi suatu yang akan luntur dan butuh waktu lama dimana untuk membangun kembali.

Mencontohkan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari

Orang tua yang dimana menjadi orang tua yang teladan untuk anaknya. Ketika dimana orang tua sendiri akan berkata jujur terhadap suatu hal, maka dimana nantinya anak juga tentunya akan melakukan hal yang sama yang sudah dicontohkan oleh orang tuanya. Namun, ketika nantinya orang tua juga berbohong maka jangan harap jika nantinya anak juga akan mengungkapkan sebuah kebenaran terhadap suatu hal yang sulit. Orang tua dan juga anak tentunya sama-sama memiliki hak terhadap batasan yang ada di dalam kehidupan pribadi masing-masing.

Tetapi tujuan terpentingnya yaitu dimana tetap menciptakan sebuah lingkungan terbuka yang dimana tidak adanya rahasia dan juga semua orang akan merasa nyaman dan juga akan bersikap jujur. Itulah hal hal yang penting untuk dapat menjaga sebuah keharmonisan antara anak dan juga orang tua dari sebuah kejujuran.

Tips Parenting untuk Keharmonisan Orang Tua dan Anak

Keharmonisan dalam hubungan keluarga adalah satu hubungan antar keluarga yang harus dijaga dengan baik. Karena dengan sebuah keharmonisan dapat tercipta suatu hubungan keluarga yang menyenangkan.Keharmonisan orang tua dan anak juga bisa dijaga dengan berbagai macam tips parenting yang tepat yang dapat anda gunakan untuk membangun hubungan anda dengan anak anda. Parenting yaitu sebuah proses pengasuhan anak yang bertujuan untuk dapat mempersiapkan anak supaya anak bisa mandiri dan juga tidak tergantung kepada orang tua.Seiring dengan perjalanan usia dan juga tumbuh kembang Si Kecil, maka akan ada banyak hal yang dapat anda lakukan sebagai orang tua dalam membantunya untuk menjadi manusia dewasa yang baik. Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan sebuah tips parenting yang berdampak positif bagi tumbuh kembang dan juga perkembangan anak. Apa sajakah itu?

Tahap perkembangan anak dan masalahnya

Di masa bayi sendiri, sebagian besar orang tua pastinya tidak terlalu sulit untuk dapat menjalin sebuah relasi dan juga ikatan dengan Si Kecil. Namun, pada saat anak makin besar dan juga dewasa kepribadiannya sendiri akan muncul lebih jelas, beberapa masalah nantinya akan berpotensi untuk timbul dalam tahap tumbuh dan perkembangannya. Ketika nantinya buah hati anda memasuki sebuah usia dua tahun, ia nantinya akan sudah memiliki sebuah kemauan sendiri yang belum bisa dikomunikasikannya dengan baik. Masa ini biasa sering disebut sebagai masa terrible two. Terrible two sendiri merupakan masa-masa di mana nantinya anak akan seringkali melakukan sebuah tantrum karena orang-orang yang berada sekelilingnya gagal memahami apa yang menjadi keinginannya.

Masa ini juga disebut dengan Sbobet88 masa penuh tantangan lainnya adalah ketika nantinya anak akan memasuki sebuah usia puber dan di masa saat mereka remaja. Di masa ini, nantinya buah hati anda akan mengalami sebuah perubahan secara fisik, secara mental, emosional, dan juga pandangannya terhadap sosial. Sebagian anak dan orang tua nantinya akan melalui masa puber ini dan biasanya masa puber ini untuk remaja dengan mulus. Sementara sebagian lainnya mungkin akan menemukan aneka macam batu sandungan dalam melewati masa ini. Menghadapi tiap masalah yang akan terjadi terhadap anak dalam berbagai tahap tumbuh dan juga perkembangan anak dapat dilakukan dengan sebuah sikap parenting yang positif.

Tips parenting Agar Anak dan Orang Tua Bahagia

Menjaga sebuah keseimbangan dengan hubungan antara orang tua dan juga anak memang memiliki kesulitan dan juga seni tersendiri. Hal ini juga terkadang terasa sulit bagi sebagian orang tua dan ada kala lainnya merasa bahwa hal ini terasa mudah. Untuk memudahkan anda para orang tua yang mungkin sekarang sedang bingung bagaimana menerapkan hal tersebut berikut adalah tips parenting yang dapat anda terapkan untuk anak anda.

Kenali kekuatan dan kelebihan anak Anda

Jadikan sebuah kelebihan anak sebagai suatu dasar untuk dapat membangun sebuah rasa percaya dirinya maupun untuk modalnya untuk membantunya tetap siap berjuang mengatasi semua kesulitan dalam hidup.

Hukuman sebetulnya tidak seefektif pujian dan penghargaan

Daripada anda berfokus pada sebuah kelemahan dan juga sebuah kesalahan anak, anda harus menemukan cara dan juga bagaimana pola asuh untuk membantunya dalam hal mengembangkan semua potensinya secara optimal. Ketika nantinya ia mendapatkan sebuah dorongan moral, maka nantinya anak bisa mengembangkan bakatnya tersebut dan anak tidak akan menutupi kekurangannya.

Hindari reaksi emosional yang negatif

Saat nantinya ketika Si Kecil gagal atau melakukan kesalahan, mengontrol perilakunya, reaksi negatif anda sebagai orangtua akan membuatnya merasa jauh lebih buruk. Contohnya adalah, ketika amarah, sarkasme, atau anda secara tidak langsung menekan pada anak anda. Hindari juga memberikan sebuah label pada anak, seperti dengan menggunakan kata-kata ‘kamu jorok banget’. Jadi tips parenting selanjutnya adalah anda dapat berikan sebuah peringatan dan juga saran singkat saja untuk membantu mengingatkan anak agar ia bisa dapat mengendalikan tingkah lakunya. Jangan juga anda pernah membanding-bandingkan anak dengan kakak atau adiknya karena setiap anak memiliki keistimewaan yang berbeda-beda. Membandingkan sikap seorang anak dengan saudaranya hal ini nantinya malah dapat membuatnya beranggapan bahwa kakaknya ataupun adiknya lebih disayang oleh orangtuanya. Hal ini nantinya bisa memicu perkelahian atau ketidaksukaan antara saudara, persaingan seumur hidup, dan bahkan berpotensi menimbulkan masalah keluarga di kemudian hari. Maka pastikan semua anak Anda mengetahui bahwa mereka masing-masing mendapatkan kasih sayang yang sama rata dari orang tua mereka dengan porsi yang sama.

Tak perlu Merasa Malu untuk Meminta Bantuan

Membesarkan anak-anak tentunya pasti ada masalahnya sendiri. Anda juga tidak perlu merasa untuk malu bila nantinya hal tersebut memberikan dampak negatif pada sebuah kondisi fisik dan juga mental Anda sebagai orang tua karena anda juga tidak hanya yang merasa demikian. Bila perlu, Anda juga dapat meminta bantuan seseorang secara profesional seperti halnya psikolog ataupun juga psikiater. Dengan cara menerapkan tips parenting ini, nantinya kesehatan mental keluarga juga akan lebih terjaga dan Anda juga tetap bisa menikmati relasi dan juha hubungan dengan anak.

Berikan perhatian yang positif pada anak

Jika nantinya anda merasa kurang perhatian di rumah, maka nantinya anak berisiko mencari sebuah perhatian di luar rumah. Jenis perhatian tersebut dari luar ini tidak semuanya baik. Terkadang, sebuah perhatian negatif juga bisa menjadi hal yang diperoleh oleh anak. Namun bagi sang anak sendiri, perhatian negatif lebih baik daripada mereka tidak mendapatkan perhatian sama sekali. Jadi usahakan untuk anda sendiri agar Anda untuk selalu mendengarkan dan juga selalu menjalin sebuah komunikasi dengan anak.

Awasi penggunaan internet anak Anda

Di era digital yang seperti sekarang ini dimana sebuah akses internet bisa didapat dengan mudah, bahaya pun bisa datang dari berbagai situs dan juga media sosial yang sekarang mudah diakses oleh anak. Oleh sebab itu, maka tips parenting berikutnya adalah anda sebagai orang tua harus melek secara teknologi sehingga nantinya anda mampu untuk dapat memantau kegiatan anak anda yang berada di dunia maya.

Terimalah sebuah perubahan hidup setelah memiliki anak

Mungkin untuk anda bangun siang dan juga bersantai di rumah pada hari Sabtu atau pun juga Minggu pagi bisa saja hal tersebut tidak ada lagi di kamar para orang tua. Hal ini nantinya akan digantikan oleh berbagai macam kesibukan untuk mendukung aktivitas anak anda. Atau beberpa kegiatan tergantikan seirin g dengan perkemabang dan juga tumbuh kembanag anak anda.Namun usahakan juga agar Anda dan pasangan selalu memiliki waktu berduaan untuk dapat menjaga agar hubungan suami-istri anda tetap harmonis. Misalnya, anda juga bisa sesekali untuk menitipkan anak anda pada kakek-neneknya agar Anda bersama pasangan bisa berkencan.

Jadilah teladan anak dalam berperilaku

Tanpa nantinya anda sadari, anak-anak adalah orang yang selalu meniru berbagai macam perilaku orang tuanya. Jika nantinya tingkah laku Anda buruk pada saat di depan anak, maka secara tak langsung hal ini nantinya akan memberinya izin untuk anak berperilaku buruk juga. Karena itu, penting untuk anda cek dulu diri Anda sendiri jika nantinya suatu saat menemukan sebuah tingkah laku anak tertentu yang Anda anggap perilaku tersebut tidak baik.

Jangan pernah menyerah saat anak bermasalah

Segala masalah ada dengan anak dapat diatasi dengan cara dan juga niat baik, ketabahan, dan juga selipkan humor dari orang tua. Dengan tips parenting dan juga dukungan yang tepat, anak ataupun juga remaja yang bermasalah nantinya bisa tumbuh menjadi seorang yang baik. Anda juga nantinya dapat meminta sebuah dukungan terhadap profesional bila nantinya anda sendiri merasa kewalahan dan dalam hal menghadapinya. Contohnya seperti pada psikolog maupun juga kepada seorang psikiater profesional. Misteri tentang masa depan anak-anak sendiri memang tidak akan terbuka sepenuhnya. Tetapi hal yang terpenting adalah bagaimana Anda menjalankan peran anda sebagai orang tua pastinya akan ikut andil dalam menentukan masa depannya kelak. Oleh karena itu, anda tetaplah untuk tenang dan juga jangan pernah menyerah dalam hal menghadapi tahap perkembangan anak anda. Usahakan juga untuk selalu menikmati perjalanan hidup Anda sendiri sebagai orang tua dari anak anda, agar nantinya tekanan tidak terasa sebagai sebuah beban.

Itulah tips parenting yang dapat anda terapkan untuk menjalin sebuah hubungan dan juga keharmonisan and adn juga nak anda. Setiap anak yang dititipkan pasti mempunyai sebuah keunikan tersendiri dan tugas anda sebagai salah satu orang tau ada lah menggali dan menguatkan mental anak anda agar anak anda dapat tumbuh menjadi sosok yang berguna.

Konsep Benar Dalam Membina Keluarga Harmonis

Untuk harmonis sendiri merupakan sebuah perpaduan karakter yang berbeda dari orang pertama sampai orang selanjutnya. Dan di harapkan dari perbedaan ini bisa menimbulkan sesuatu kesamaan yang haqiqi. Misalnya saja kita bermain sebuah warna. Dimana, warna hitam akan menimbulkan kesan yang sangat dingin. Untuk warna merah sendiri memilik arti yang mencolok, berani, dan juga tegas. Dan dari sinilah harus bisa kalian satukan agar semuanya menjadi warna yang manis dan sedap untuk digunakan nantinya. Jadi, kurang lebihnya itu sebuah rumah tangga harus memiliki sebuah warna karakter yang cocok untuk di pau padankan sesuai dengan karakter masing-masing.

Salah satu keluarga Artis yang sangat Harmonis

Di dalam rumah tangga pastinya memiliki sebuah kekurangan dan juga kelebihan masing-masing yang bisa saja nantinya saling berpadu menjadi satu. Terkadang ada suami yang memiliki nada bicara yang tinggi, dan istri memiliki nada yang rendah ataupun sebaliknya yang memang harus bisa kalian atasi agar terciptanya sebuah keharmonisan dengan cara mengisis sebuah kekosongan yang ada di antara pasangan ini.

Dalam hal ini sudah pasti kalian harus bisa nih sama yang namanya menciptakan sebuah keharmonisa dari sebuah rumah tangga itu sendiri. Maka dari itu, kalian bisa lihat lebih jauh mengenai beberapa hal yang dirasa penting dalam membangun keharmonisan rumah tangga ini. yuk langsung saja kalian cek sekarang juga.

Hal Yang Wajib Kalian Lakukan Untuk Membuat Keluarga Harmonis

# Jangan Pernah Menoleh Ke Belakang

Nah, untuk yang pertama kali, kalian perlu sekali untuk tidak mengungkit-ngungkit mengenai alsan pertama kali saat awalan kalian menikah. Pastinya kalian mempertanyakan kenapa waktu itu kalian bisa menikah ? alasan kuat apa yang membuat ini menjadi berarti ? dan masih bannyak lagi yang sebenarnya itu tidak perlu kalian ingat lagi nantinya.

Sebisa mungkin kalian buang jauh-jauh pikiran tersebut serta langkah tersebutlah yang memang sama sekali tidak bisa untuk menghasilkan sebuah perubahan. Melainkan, ini akan membawa semua masalah yang akan menyeret ketidakharmonisan yang memang sudah bermula dari adanya masalah sepele yang menjadi pelik dan juga menjadi kusut. Jadi rasa penyesalan ini akan berlarut dan juga tidaklah tertutup pada kemungkinan dari ketidakharmonisan yang akan berujung pada sebuah perceraian.

Nah, karena itulah kalian bisa untuk menghadapi adanya sebuah kenyataan yang memang saat ini harus kalian hadapi. Dan dari sinilah masalah dimulai. Sebisa mungkin, kalian jangan lari dari adanya masalah dengan cara menengok kea rah belakang. Jadi, amit-amit nih pikiran kalian di rasuki oleh setan dan berfikir aneh-aneh terhadap pasangan kalian.

# Milikilah Pikiran Yang Objektif

Terkadang, sebuah konflik bisa saja menyeret adanya sebuah hal lainnya yang memang sebetulnya tidaklah terlibat. Dan ini semua terjadi karena adanya konflik dengan sangat emosional. Apalagi hal ini sudah melibatkan secara langsung adanya sebuah pihak ketiga yang memang sudah mengetahui adanya masalah Internal rumah tetangga yang tidaklah secara utuh. Maka dari itu, kalian harus meminimalisir hal ini dengan baik.

Misalnya saja nih mengenai langsung dari adanya masalah yang kurang dari penghasilan pihak suami dan juga jangan menanggapinya dengan secara emosional sehingga takutnya menyeret maalah yang lainnya. Saat suami belum mendapatkan pekerjaan dan masih terus mencari pada saat dirumah dianggapnya menjadi seorang pemalas. Dan jika ini terjadi pastinya suami kalian akan frustasi lalu bisa saja suami kalian berteriak kasar bahwasannya Isteri Bawel lah, cerewet banget, enggak ada pengertiannya dll.

Padahal jika di liat langsung dengan objektif, maka masalah dari kurang penghasilan ini bia cukup untuk disiasatinya dengan melakukan sebuah kerjasama pad semua pihak di dalam rumah tangga. Hal ini memanglah tidak tertutupi pada sebuah kemungkinan , dan pastinya bisa saling membantu dengan Isteri mencari penghasilan tambahan. Maka dengan begitu, bisa melatih kemandirian juga dari anak-anak kalian nantinya.

# Lihatlah Kelebihan Pasangan Bukan Sebaliknya

Dalam hal ini untuk bisa kalian menumbuhkan yang namanya rasa optimis ini, sudah pasti dengan cara kalian melihat kelebihan dari pasangan kalian dan jangalah kebalikannya. Dengan kalian mengungkit sebuah kekurangan yang memang dimiliki pasangan tersebut, maka imajinasi nantinya dari sebuah benda akan bergantung kepada bagaimana kalian meletakkan pada sudut pandangan yang berbeda pastinya.

Mungkin terlihat secara materi dan juga fisik, pasangan kalian ini memiliki banyak sekali kekurangan. Dan rasanya dalam hal ini sangat sulit sekali untuk bisa mencari kelebihan dari pasangan kalian ini. namun, disinilah uniknya dari berumah tangga. Bagaimana sebuah pasangan suami isteri ini tidaklah saling cinta bisa memiliki anak lebih dari 1 nantinya.

Berarti dalam hal ini, adanya satu dua kelebihan yang memang harus bisa di sembunyikan dari sebuah pasangan kita. Dan saat ini, paling tidak kalian harus bisa melakukan sebuah niat yang ikhlas dalam mendampingi kita karena memang Tuhan sudah memiliki sebuah kelebihan yang tiada taranya. Nah dari sinilah kita memandang sambil berjalan untuk memikirkan segala urusan dari  kekurangan pasangan kalian maka dari itu, rasa saling melengkapi dengan sebuah kelebihan ini haruslah kalian miliki bersama dengan pasangan kalian nantinya. Jangan sebaliknya malah kalian mencoba untuk menjatuhkan ataupun mencoba untuk melemahkan salah satu pasangan kalian untuk bisa berubah nantinya.

# Menyertai Sebuah Sakralitas Dalam Berumah Tangga

Ini menjadi hal penting juga yang memang wajib kalian ikuti nantinya jika sudah kalian lakukan ke jenjang pernikahan yakni dalam berumah tangga. Dan dalam hal ini pun juga di nilai sebagai salah satu pijakan yang paling mendasar dan juga paling utama bagi seseorang yang memanglah rela dalam berumah tangga dikarenakan adanya sebuah ketaatan kepada syariat dari setiap Tuhan kalian masing-masing. Padahal jika dipikir piker menurut sebuah materi yang ada, mengurus dan menjalani rumah tangga ini cukuplah melelahkan lho guys. Pasalnya, kalian harus benar-benar menjaga agar tidaka menjadi sebuah perpecahan nantinya dalam keluarga kalian.

Ketika sebuah masalah ini memanglah nyaris tidak berujung kepada pangkalnya. Maka yang bisa kalian lakukan adalah kembalikannya kepada Tuhan yang Maha Esa. Kalian harus memiliki sebuah prasangka baik kepada Tuhan yang Maha Esa untuk tetap bisa mendapatkan sebuah hikmah di balik setiap masalah yang ada. Kalian harus percaya nantinya, akan ada sebuah kebaikan dari semua masalah yang sedang kalian hadapi dalam masalah rumah tangga ini.

Kalian juga bisa kok konsultasi ke sebuah jasa dalam penanggulangan masalah rumah tangga ini. ataupun minta bantuan dari mereka yang sudah lebih berpengalaman dengan pasangan dalam berumah tangga. Mungkin bisa menjadi sebuah solusi nantinya bagi kalian dan juga bagi pasangan kalian nantinya.

Dengan adanya Info ini semoga bisa membantu rumah tangga kalian tetaplah akur sampai nanti hanya maut yang memisahkan ya guys.

Yuk Bentuk Keluarga Sejahtera Dengan Tips Ini

Siapa yang tidak menginginkan adanya keluarga yang bahagia, penuh canda tawa ?.. pasti tidak ada yang tidak menginginkan hal tersebut. Pasalnya setiap orang yang menikah di dunia ini memang sangatlah ingin sekali terciptanya sebuah keluarga yang sejahtera, harmonis dan pastinya terdapat kebahagiaan di setiap tindakan yang di lakukannya tersebut. Karena dengan adanya hubungan keluarga yang harmonis, bisa membuat hari-hari menjadi lebih baik dari hari sebelumnya.

Contoh keluarga yang memiliki pasangan harmonis

Keluarga sendiri menjadi salah satu komunitas ataupun unit paling kecil yang ada di setiap Negara. Sampai di katakana juga keluarga adalah kerajaan kecil yang diisi oleh Ayah, Ibu, Anak ( jika satu keluarga tersebut kedapatan kelengkapan ). Keluarga yang bisa hidup aman tentram ,damai, menjadi idaman setiap umat yang ada. Namun, terkadang tidaklah semua keluarga bisa merasakan semuanya menjadi satu. Justru, memiliki keterbalikan dari semuanya ini.

Lantas, apakah ini karena materi ?.. apa karena ke egoisan ?.. atau karena kurang menanggapi setiap perasaan pasangan ?.. yap, sebenarnya factor bukan hanya dari situ saja. Terkadang, ada beberapa factor yang meliputi di dalamnya tanpa kalian sadar masing-masing. Maka dari itu, coba kalian lihatlah tips ini jika ingin merasakan ketentraman dalam keluarga kalian nantinya.

Aturlah Kesaling Pengertian Bagi Kalian Para Pasangan

Biasanya kesadaran yang tidaklah bisa diketahui dengan pasti oleh Suami dan Istri ini bahwa mereka berdua untuk bertemu setelah mengalami pendewasaan atau paling tepat saat masa-masa remaja. Permasalahan yang dulu kalian lalui di masa kecil ini bahkan jarang sekali terdeteksi ketika sudah besar nanti.

Dalam hal ini, pasangan suami isteri menyangka melalui sebuah pacaran mereka benar-benar mengetahui betul akan sifat dari setiap pasangannya. Makannya sering sekali terjadi seorang suami nantinya mengatakan bahwasannya “dia” ini menjadi cerwet sekali, manja, susah sekali untuk diatur. Begitupun dengan sebaliknya, suaminya ini menjadi pendiam, egois, dan bisanya mau menang sendiri saja. Maka dari itu kalian harus bisa :

  • Mengerti mengenai latarbelakang dari pasangan yang kalian miliki menurut kepribadiannya.
  • Kenali lebih jauh mengenai dri pribadinya.

Dalam hal ini bisa dkatakan kalian untuk saling mengerti dengan maksud adalah mengerti mengenai segala sesuatu mengenai kehidupan dan juga pengalaman yang di lalui mengenai suasana tempat dari pasangan kalian di benarkan dengan segala keistimewaan dan juga kekurangannya. Dengan begini kalian bisa merasakan saling pengertian dengan meletakkan rasa ketentraman di dalam keluarga yang salah mengerti untuk bisa di hindari.

Bisa Untuk Saling Menerima

Kalian harus bisa menerima kekurangan ataupun juga harus bisa menerima kelebihan dari setiap pasangan kalian. Jika nantinya diantara kalian melihat pasangan kalian ada yang kurang, maka kalian bisa berbicara dengan baik-baik dan sangatlah bijaksana agar kalian bisa menyadari dan juga memahami adanya sebuah sikap sampai pada akhirnya pasangan kalian bia untuk memperbaiki sebuah sifat yang jeleknya itu diatas kesadaran sendiri.

Rasa ini sendiri bisa kalian terima ataupun tidak dengan tercerminkan dari air muka, ucapan dan juga sebuah tindakan. Dikarenakan, itu semua memiliki aanya perasaan yang tidaklah bisa kalian sembunyikan dan segera untuk bisa kalian ketahui dari tiap pasangan yang ada. Dari pada nantinya sampai menyangkut pada jiwa kalian, lebih baik sebagai psangan harus siap menerima resiko dalam bentuk menerima kelebihan dan kekurangan tersebut. Karena, menikah ini di tempuh oleh kepercayaan kalian kepada pasangn kalian bukan ?.. jadi harus bisa kalian lalui dengan cara bebarengan.

Yuk Salinglah Untuk Menghargai

Jika didalam rumah tangga kalian tidak bisa menciptakan rasa saling menghargai ini atau tidak bisanya untuk terbina dengan baik maka suasana rumah tangga akan menjadi tegang dan pastinya juga kurang menyenangkan serta bisa mengakibatkan percekcokkan yang menjadi tidak beralaskan. Hal ini di karenakan, setiap orangnya untuk membutuhkan sebuah penghargaan dan juga akan merasa tertekan apabila nantinya salah satu diantara kalian tidaklah merasakan di hargai terlebih lagi orang yang benar-benar dekat dengan pasangan kalian ini.

Sebenarnya sebuah penghargaan ini menjadi salah satu sikap dan jga keadaan jiwa seseorang terhadap orang lain. Dan dalam hal ini pun kalian akan mudah untuk muncul dengan sendirinya di dalam segala aspek diri yang di mulai langsung dari adanya air muka, pandangan mata, gerak bibir, tutur kata, adanya sebuah gerak gerik ataupun tindakan, melainkan dari diamnya seseorang terhadap sesuatu yang memang bisa dengan mudah diartikan sebagai salah satu penghargaan ataupun pada penghinaan.

Kembangkan Rasa Saling Mempercayai

Pasti kalian akan susah mengalami jalannya hidup dalam sebuah keluarga yang harmonis jika tidak memiliki rasa untuk saling mempercayai diantara kedua pasangan suami istri ini. apa yang seharusnya di katakan sang suami harus di percaya oleh si Istri dan apa yang di katakan si istri harus bisa di percaya oleh sang suami. Agar tidak terjadinya sebuah kesalah pahaman antara pasangan ini, maka kalian harus bisa untuk membuka semuanya secara blak-blakan kepada pasangan kalian sendiri-sendiri.

Dengan kalian saling mempercayai, maka akan menimbulkan adanya sebuah ketenangan, ketentraman, dan juga pastinya , menumbuhkan ada banyak sekali segi-segi kehidupan yang terpenting sendiri ialah masalah Akhlak dari keduanya.  Dan dalam hal ini, kalian harus mempercayai beberapa hal yang ada seperti :

  • Percaya akan pribadian masing-masing.
  • Mempercayai segala kemampuan masing-masing.

Intinya adalah dengan kalian saling mempercayai diantara suami dengan istri memanglah ahrus di bina dan juga terus digabungkan dengan adanya akhlak pada kehidupan kalian kedepannya. Tunjukan bahwasannya kepercayaa itu menjadi sebuah tindakan dan juga sikap yang bukan hanyalah lisan saja.

Diakhiri Dengan Rasa Saling Mencintai

Dari semua hal tersebut, kalian gabungkanlah dengan sebuah rasa untuk bisa saling mencintai. Dimana, pembentukan dari keluarga pada umumnya ini memang haruslah di mulai dengan rasa saling mencintai. Namun, rasa saling mencintai ini memanglah tidak memiliki sebuah ketidakstabilan, maka dari itu, kalian harus bisa lengkapi dengan :

# Jika berbicara lemah lembutlah kepada pasangan = berikan setidaknya sebuah kata manis dan juga sopa bagi teman hidup kalian ini.

# Berikan perhatian cukup kepada pasangan = sudah pasti, dengan adanya bentuk kasih sayang ini sangat penting bagi kalian para pasangan.

# Bijaksana dalam masalah pergaulan = kalau yang satu ini, harus bisa setidaknya membaca sebuah situasi kapan harus melakukan tindakan atau mengambil sebuah tindakan.

# Menjauhi sebuah sikap keegoisan = untuk bisa menciptakan itu semua, kalian bisa berusaha untuk mencintai orang lain dengan menjauhkan rasa ego yang kalian miliki.

# Jangan gampang untuk tersinggung = kadang tidak sadar salah seorang pasangan akan mengungkapkan sebuah perkataan akibat adanya emosi, adanya pertengkaran. Dan dalam hal ini kalian harus bisa tidak mersa tersinggung satu sama lainnya yah.

# Cobalah untuk menentramkan batin masing-masing = kalian ahrus bisa berusaha untuk mengoreksi diri kalian terlebih dahulu. Dan jangan mudah untuk bertanya mengapa suami / istri berbuat A, b, c ataupun selanjutnya.

Dan semuanya bisa kalian lakukan menjadi 1 jika kalian lakukan bebarengan dengan pasangan kalian nantinya ya guys.

Faktor Yang Mendasari Keluarga Harmonis

Anak Broken Home, menjadi salah satu contoh adanya suatu keluarga yang tidak bisa menciptakan ruang lingkup keluarga yang harmonis. Banyak sudah kasus anak-anak Broken Home ini menjadi konsumsi publik banyak, namun masih saja akan terus diulang di setiap hari per tahunnya. Ada yang Broken Home akhirnya memutuskan tindakan meninggalkan rumah, ada juga yang lebih pro ke ibu atau ke bapaknya, hingga ada yang tidak tahan dan nekat uintuk melakukan perbuatan keji yakni bunuh diri. Apa yang menyebabkan itu semua ?.. sudah pasti KELUARGA YANG TIDAK HARMONIS !!. kondisi ini akan menekan psikis dan juga batin si anak tersebut. baik melalui mental atau bahkan tindakan ( prilaku ) buruk yang lama-kelamaan akan diikuti dan diterapkan ke orang sbobet88 lain juga. Hal inilah yang memperluas gejala sosial makin banyak.

Gambaran Kelurga Yang Harmonis

Untuk mendukung merubahnya hal tersebut yakni dengan melakukan perubahan dari dalam diri dan keluarga juga. Dengan merubah pola pikir, dan melihat peranan keluarga yang sebenarnya penting pun bisa menjadi salah satu tujuan terciptanya keluarga yang harmonis ini. bagaimana caranya bisa membuat keluarga menjadi harmonis ? apakah keluarga yang sebelumnya sudah berantakan juga akan bisa kembali seperti semula lagi ?..

Untuk hal itu, 50% : 50% adanya. Karena, harus semua pihak keluarga menyadari akan satu kesalahan yang menjadikan keluarga itu tak harmonis, dan bisa benar-benar merubah kembali menjadi keluarga yang harmonis nantinya. Coba saja, kalian terapkan faktor-faktor yang mendasari keluarga itu bisa menjadai harmonis dan juga utuh. Semisalnya seperti faktor-faktor yang ingin mimin beritahukan di bawah ini. karena sepengalaman mimin, menjadi salah satu anak yang broken home itu tidaklah menyenangkan dan sulit sekali untuk dijalani. Bagi kalian yang masih sayang dengan anak kalian dan keluarga, yuk bentuk keluarga harmonis sejak dini 😊.

Beberapa Faktor Dari Para Ahli Terkemuka

Untuk menciptakan hal ini, benar-benar dibutuhkan sebuah pemahaman akan faktor itu sendiri. Mulai dari kalian menjalin hubungan baik di antara anggota keluarga yang ada, lalu pengenalan setiap karakter yang dimiliki oleh keluarga tersebut, sikap menerima semua keputusan yang dibuat oleh kepala kelurga, serta penyesuaian dari perkembangan gaya hidup juga bisa mndasari terjadinya sebuah keharmonisan “ jika memang PEMAHAMANNYA tepat dijalankan “.

Ciptakanlah Suasana Yang Baik

Faktor yang mendasari itu semua bisa langsung terlihat pada penyesuain situasi dan kondisi si Anak yang memiliki peranan utama demi terbentuknya keluarga yang harmonis. Kesatuan orang tua dan anak harus bisa terikat satu sama lain, dalam artian kalian sebgai orang tua harus menciptakan sebuah kondisi ;

  • Yang saling mengerti antara pasangan, kerjasama yang baik, saling mengasihi satu sama lain. Maka pandangan ini akan sangat bagus dilihat oleh sang anak.
  • Mengerti apa yang diinginkan dari si anak, memberikan kasih sayang serta bijaksanalah kalian sebagai orang tua. Maka perilaku ini akan ditiru oleh si anak.
  • Bisa saling memahami satu sama lain, sesimpel inilah yang anak inginkan. Harus ada keadilan jangan hanya sebelah pihak saja yang ternilai.

Faktor Dari Sarlito , 1982 ;

Keluarga yang harmonis ini, akan benar-benar tercipta jika memiliki faktor-faktor :

  • Kesejahteraan jiwa = yang berarti masalah pertengkaran, percecokan harus memiliki frekuensi yang sangat amat rendah. Mengasihi, membutuhkan, tolong menolong sesama anggota keluarga menjadi Indikator pemicu keluarga tersebut menjadi keluarga yang harmonis.
  • Kesejahteraan fisik = terkadang sering terjadinya keluarga yang sedang sakit, dan akan membutuhkan banyak pengeluaran. Dari sinilah, kalian harus bisa mengerti akan hal itu. Toh tujuannya untuk anggota keluarga itu juga.
  • Perimbangkan pengeluaran & pemasukan = untuk merancang kehidupan yang baik bagi keluarganya, tentu saja dengan menyeimbangkan pemasukan serta pengeluaran dari keluarga itu sendiri.

Faktor Dari Gunarsa , 1993

Dimana, faktor-faktor dari terciptanya suatu keluarga yang harmonis dilihat dari :

# Suasana Rumah

Menurut mimin ini juga faktor utama , mengapa keluarga harmonis bisa terjalin dengan baik. Kita bisa melihat keserasian yang tercipta antara orang tua dengan anak yang membuat suasana itu sendiri menyenangkan bagi anak yang melihat sosok ayah yang kuat dan ibu yang mendapingi sama-sama saling pengertian dan juga bekerjaama, membuat si anak menjadi senang ( mimin katakan ini true ). Anak memang pada dasarnya ingin orang tua bisa mengerti akan diri si anak tersebut, dengan memberikan sedikitnya rasa kasih sayang yang sama-sama oleh kalian ( para orang tua ).

# Anak, Menjadi Ikatan Keluarga

Hadirnya anak di tengah-tengah keluarga siapa si yang tidak menginginkannya ?.. dengan adanya anak, bisa membuat suatu hubungan menjadi lebih kokoh lagi dalam suatu keluarga dan juga menjadi salah satu tali penyambung kasih sayang yang terjadi diantara anggota keluarga.

# Perekonomian

Perekonomianini menjadi salah satu kondisi yang telah di perkirakan sangat berpengaruh terhadap suatu keharmonisan di dalam keluarga. Tingkatan sosial ekonomi yang sangat rendah inilah seringkali bisa menyebabkan banyak sekali permasalahan yang akan dihadapi dengan adanya kondisi keuangan kelurga yang misalnya tidak memadai.

Selain itu, ada juga dari Mufidah, yang dimana faktor yang mempengaruhi keharmonisa dari suatu keluarga ini dinilai dari adanya Keterbukaan antara anggota keluarga yakni ayah dan juga ibu, lalu juga akan terdapat suatu kesepakatan diantara ayah dan ibu, serta anak mengenai kedisiplinan dalam keluarga, cara-cara dalam mendidik yang penuh akan kasih sayang juga sangat amat diperlukan, serta membangun sebuah interaksi antar anggota keluarga di butuhkan sekali nantinya.

Faktor Dari Hurlock , 2014

Dimana , faktor dalam keluarga yang harmonis harus dilandasi oleh :

# Komunikasi Yang Interpersonal

Komunikasi ini memiliki sebuah fungsi sebagai slah satu sarana Individu untuk mengemukakan pendapat dan juga pandangan secara individu ( personal ). Dengan adanya sebuah komunikasi yang baik antar anggota keluarga, maka nantinya akan dengan mudah untuk bisa memahami pendapat yang diutarakan oleh setiap anggota keluaraga yang ada. Tanpa adanya komunikasi ini, landasan pokok dari keluarga akan hancur dan hilang begitu saja. Sehingga mulailah timbul konflik keluarga.

# Tingktan Perekonomian Dari Keluarga

Ke stabilitasan dan juga kebahagiaan keluarga bisa terpengaruh dari adanya tingkatan ekonomi ini. namun, belum tentu si ekonomi rendah membuat hancur segalanya. Contohnya bisa dilihat beberapa masyarakat di Indonesia yang tidak memiliki malah lebih erat dalam gotong royong saling emnolong dalam keluarga. Namun, kebahagian itu sendiri akan hilang dan berbeda dengan yang lainnya. ini juga bisa mendapatkan sebuah gejala yakni perselisihan antar keluarga.

# Peranan Orang Tua

Perasaan anak akan berpengaruh dari sebuah sikap yang dimiliki oleh orang tua tersebut. jika orang tua memiliki sikap yang demokratis, maka anak akan memiliki suatu sikap yang berbentuk positif juga. Karena, dampingan orang tua memang sangat mendukung itu semua.

# Ukuran Dari Sebuah Keluarga

Ukuran keluarga lebih kecil akan memiliki banyak kemungkinan yang nantinya bisa lebih besar untuk memperlakukan anak secara demokratis dan juga akan jauh lebih baik lagi di dalam kedekatan antara anak dengan kalian sosok para orang tua.

Hidup Bahagia, Wujudkan Keluarga Harmonis

Peranan keluarga memang sangat penting bagi kehidupan setiap manusia yanga da di dunia ini. dimaan memiliki keluarga yang harmonis adalah hal terindah dari segala-galanya. Keluarga merupakan rumah pertama yang akan selalu kita kunjungi dalam berbagai macam keluh dan juga kesah yang ada. Tempat berlindung nomor 1 yang paling tepat adalah di bawah naungan dari sosok kepala keluarga. Dimana ini merupakan pondasi awal demi berdirinya suatu keharmonisan keluarga itu bisa berjalan dengan baik. Tanpa adanya pondasi utama , maka tidak akan berjalan dengan baik sebuah kelaurga menjadi harmonis.

Pernah mendengar sebuah cerita menegani keluarga cemara ? dimana disitu hidup sebuah pembelajaran mengenai keharmonisan keluarga yang dimana harta sesungguhnya ialah keluarga. Dimana diisi oleh anggota lainnya seperti anak-anak yang lucu, yang menggemaskan dan pastinya bisa memiliki kebahagiaan tersendiri.

Perkembangan serta pertumbuhan dari si kecil ini sendrii telah ditentukan dari bagaimana keluarga atau juga lingkungannya. Dimana dirinya akan belajar banyak hal termasuk untuk menemukan sebuah cinta dan juga sebuah kasih sayang terhadap keluarga yang dimilkinya tersebut. peranan keluarga disini untuk sang anak adalah sebagai pembangun dari karakter si kecil sejak dini. Sedangkan untuk peranan sahabat yang kalian miliki yakni membantu memberikan sebuah semangat dikala kalian mendapatkan kekurangan dalam pembinaan keluarga agar nantinya bsiaa tercipta keluarga yang harmonis kembali.

Adakah Manfaat Jika Memiliki Keluarga Yang Harmonis Bagi Anak ?

Pertanyaan seperti ini tentunya bsia kita jawab dengan jawaba “ YA”. Dimana peranan kelaurga yang adem ayem alias harmonis akan memberikan sebuah dampak positif bagi tumbuh dan juga berkembangnya sang anak apda kehdiupan dan juga lingkungannya tersebut. kalian bisa bayangkan,jika anak kalian dikembangkan di lingkungan yang tidak kondusif, apakah akan memberikan dampak baik bagi kehidupan anak terhadap keluarga atau malah kebalikannya ?

# Bisa Memberikan Kebahagian Bagi Sang Anak

Jika kalian sudah mendalami semua peranan sebagai seorang tua sebagaimana mestinya, sebagai seorang ibu dan ayah, serta sebagai seorang istri dan suami, maka selanjutnya tinggal kalian mengembangkan kebahagiaan anak dengan lingkungan yang psoitif. Anak bahagia, orang tua juga ikut bahagia bukan ? ya walaupun tidak menjamin secara menyeluruh, namun hal ini setidaknya bisa membuat kalian jadi mengerti lebih dalam karakteristik anak kalian dimasa yang akan mendatang.

Dimana anak-anak ini akan memperoleh sebuah kesempatan yang pastinya lebih besar lagi untuk tumbuh dan juga berkembang dengan mewujudkan secara lengkap tentang cita-cita yang mereka inginkan. Keluarga menjadi pendorong utama dari pembentukan jati diri anak di masa yang akan datang.

 # Mendukung Dunia Psikologi Dari Anak

Anak-anak bahkan setiap manusi yang ada dibumi ini memiliki sisi emosional dengan berbagai batasan yang ada. Selain itupun dari rasa emosional ini pun didukung penuh dengan adanya nilai sosial yang menyangkut ke psikologi dari anak. Dimana dengan begitu peranan dari orang tua sudah pasti sangat dibutuhkan nantinya. Setidaknya, keluarga ikut adil dalam mengambil sebuah bagian untuk bisa mengingatkan sisi positif apa yang bsia diambil dan juga dijalankan. Serta sisi negatif yang wajib dihilangkan dan dijauhkan seajuh mungkin agar tidak mengacu pda perusakan pertumbuhan anak bagi keluarga. Salah langkah saja, keluarga kalian yang ahrmonis bisa berantakan seketika.

Lalu Keterkaitan Negatif Dari Kelurga yang Tidak Harmonis Apa ?

Setiap semua hal yang mengandung ke psoitifan maka akan ada perlawanan dari sikap yang neatifnya. Dimana menjadi orang tua memang tidaklah mudah untuk mendalami peran tersebut. dimana adanya kepadatan pekrjaan yang menyibukkan kalian dalam sehari-hari memberikan batasan waktu kalian kepada keluarga menjadi lebih mengecil dan bsia dikatakan ajdi tidak kondusif seperti sedia kala. Hal ini terjadi karena keharmonisan dari keluarga tersebut sudah tidak ada lagi. Dari sinilah negatifnya muncul bagi pertumbuhan buah hati kalian.

# Tidak Mengenal Rasa Percaya Diri

Mengapa ini masuk kedalam point pertama ? .. hal ini memang disebabkan oleh anak-anak yang sedang mengalami tumbuh kembang yang aktif lalu mereka mendapatkan sebuah tekanan dari keluarga yang tidak harmonis sehingga membuat dirinya tidak yakin melakukan adaptadsi terhadap lingkungan sekitar. Rasa kurang percaya diri, rasa introvert atau menyedniri, lebih mudah dibiasakan bagi anak-anak yang mengalami retaknya keharmonisan pada keluarga. Dan tidak menutup kemungkinana, semua potensi yang dimiliki oelh anak kalian akan tertutup dengan begitu saja.

# Takut Akan Penelantaran

Paham ini sangat mudah diketahui sang anak. Dimana pola pikir mereka berjalan seirama dengan lingkungan kerluarga yang berjalan semakin buruk dari hari ke harinya. Bisa saja dirinya bertanya kepada guru kepercayaannya mungkin perihal, hancurnya sebuah keharmonisan keluarga akan berdampak parah pda sebuah penelantaran yang akan dirasakan oleh dirinya di kemudian hari dalam jangka waktu yang panjang bahkan tidak dapat ditentukan mengenai batasan tersebut.

Dalam hal ini pun kalian sebagai kepala keluarga dan juga ibu pembimbing bagi anak kalian akan membuat anak memiliki sautu pola yang berkecenderungan untuk posesif dan akan terus menerus melaklukan kecurigaan kepada orang terdekatnya. Tidak menutup kemungkinan, jika sudah dewasa nanti akan curga terhadap pasangannya sendiri. Dan hal ini lah yang bsia membahayakan bagi psikologi sang anak. Dimana ini amsuk kedalam gejala sulitnya untuk melakukan sosialisasi yang baik dan juga beanr di kemudian hari.

Lantas, Langkah Seperti Apa Yang Di jalani ?

Dalam sebuah ikatan, sebelumnya apsti kalian sudah memiliki sebuah komitmen bukan ? bagaimana caranya dalam membina, bagaimana caranya menjaga satu sama lain, bagaimana caranaya untuk bisa terus membahagiakan keluarga kecil kalian nanti ? pastinya sudah terlintas dipikiran kalian semua.

Dari sini sebeanrnya hal yang cukup sekali kalian utamakan adalah “ Peengontrolan diri, terhadap keegoisan dan juga emosional yang mudah meledak sewaktu-waktu”. Jika kalian ingin emmiliki keluarga yang harmonis, kalian bsia melakukan hal-hal seamcam ;

  • Percaya dan juga menerima keadaan pasangan satu sama lain, jangan ketika kalian sedang dihadapkan oleh suatu masalah anntinya kalian tidak menyelesaikan dengan kepala dingin namun dengan penuh kemosian yang dibalut tidak adanya rasa saling percaya satu sama lain. Dari hal inilah yang mengacu adanya permasalah pada awal kehancuran keluarga kalian yang abru saja harmonis.
  • Cobalah untuk selalu menjalin suatu komunikasi yang baik, tidak hanya kepada psangan kalian. Tapi, ke keluarga inti kalian pun juga harus bisa menjalin komunikasi yang baik dan juga benar. Misalnya dengan kalian melakukan sedikit canda tawa bersama di ruang keluarag bisa memulai sautu jalinan komunikasi yang baik tentunya.
  • Anak selalu dalam prioritas kalian, bagaimana pun keadaan kalian, sekacau-kacaunya kalian, tetaplah selalu memprioritaskan anak sebagai salah satu kunci kebahagian kalian. Ingat, anak sendrii merupakan malaikat kecil kalian , bagaimana bisa samapai menjadi sebuah keluarga yang harmonis.
  • Rajin-rajinlah kalian berdoa kepada Tuhan kalian masing-masing, demi kelancaran keluarag kalian selalu ahrmonis dan selalu terhidanr dari marabahaya yang bisa merusak keharmonisan tersebut.

Metode Ini Bisa Membuat Keluarga Menjadi Harmonis !!

Siapa-siapa yang tidak ingin memiliki keluarga yang harmonis, rukun, aman, damai, sejahtera, bisa angkat tangannya ? .. hanya manusi-manusia bodoh yang ingin memiliki jiwa seperti itu. Justru, adanya keluarag yang harmonis ini menjadi suatu impian bagi setiap pasangan yang ada dalam membuat keluarga kecilnya menjadi lebih bahagia lagi. Memiliki keharmonisan, lingkungan yang damai, saling menjaga satu sama lain, aduhhhhhh…adem kali melihat keluarga yang seperti itu. Tak jarang masih banyak keluarga yang didalamnya tidak tercipta suatu keharmonisan, kekasaran, ketidakadilan, ke-egoisan, serta hal-hal yang menyimpang dari kata harmonispun terjalin dalam rumah tersebut. ingat yah, hal ini masih belum teratasi dengan baik tanpa didasari dari rasa bertanggung jawab atas apa yang terjadi di lingkungan keluarga. Ya walau kita tahu, menciptakan suatu keluarga yang harmonis itu tidaklah mudah seperti kalian menuangkan air putih dari teko kedalam gelas bening biasa. Seorang pasangan harus bisa, memperjuangkan nasib dari keluarga kecilnya yang nanti makin meluas menjadi keluarga besar yang memungkinkan menjadi salah contoh baik di kemudian hari.

Bagi kalian yang sudah menikah, dan sudah memiliki keluarga kecil yang didalamnya terdapat anak-anak yang lucu yang manis , tidak ada salahnya jika kalian membuat resolusi kedepannya dalam mempereratkan hubungan kalian agar lebih harmonis lagi nantinya. Jika ini tercapai, toh surga dunia yang adem ayem akan kalian bisa nikmati hingga kalian tua nanti. Dari sinilah nanti dapat berpengaruh terhadap suatu aspek kehidupan kalian yang lain, seperti halnya karir, bisnis atau juga usaha, dan juga mencakup yang lainnya.

Lantas, bagaimana caranya kita bisa membuat keluarga kita agar tetap terlihat harmonis ? dan pasalnya ini merupakan hal sulit, tidak mungkin bukan di dalam suatu rumah tangga tidak terdapat percekcokan sama sekali dalam hal sekecil apaapun itu ? apa masih bisa kita mendapatkan keharmonisan itu sampai tua nanti ? .. memang, semuanya membutuhkan sebuah proses bukan secara instan saja. Dan terkadang juga akan berat kalian jalani di awal-awalnya jika sudah mulai ada tidak kesependapatan atau kesepahaman diantara kalian dengan pasangan kalian. Namun, kalian bisa mencoba terapkan metode di bawah ini, untuk mencoba menjalin keluarga yang harmonis lagi nantinya dalam jangaka waktu yang sangat panjang.

Metode Dalam Membuat Keluarga Yang Harmonis

# Metode 1

Bersikaplah jujur dan selalu terbukalah kalian dalam setiap masalah apapun kepada pasangan kalian, kepada kepala rumah tangga di dalam keluarga kecil kalian ini.

Dimana sikap ini murni sikap pertama yang wajib sekali kalian gunakan dalam kesehariannya. Sudah banyak kasus terjadinya kesengganagan antara keluarga , terjadinya keluarga yang berantakan, akibat adanya misscomunication diantara sesama pasangan terhadap rasa kejujuran yang berakibat fatal pada keluarganya sendiri. Entah terhadap anak ( Jika sudah memiliki ), atau terhadap lingkungan. Siapa yang akan tahu nantinya ? .

Walau memang akan dinilai menyakitkan jika kejujuran tesebut tidak bisa diterima, namun kalian harus percaya dan juga yakin. Bahwa , pasangan akan tercipta harmonis berkat kejujuran satu sama lain yang terjalin begitu seiras.

# Metode 2

Ciptakanlah suasana yang menyenangkan sekaligus menghibur bagi keluarga kecil kalian nanti.

Yang namanya keharmonisan sudah pasti dong akan didukung dengan adanya kegembiraan, adanya canda dan tawa, yang memang harus diterapkan setiap kali kalian sedang bercengkrama bareng dalam 1 ruangan yang sama.ya walau kita tahu, ketika semakin lama berjalannya suatu rumah tangga, maka akan semakin berkurangnya canda tawa kegembiraan yang hadir didalamnya. Hal ini didukung dengan alasan klasik yakni “ Sibuk akan pekerjaan kantor”. Toh, kita kerja juga untuk kelaurga lagi nantinya.

Boleh si melakukan penerapan seperti itu, namun berikan sedikit waktu kalian bersama keluarga agar tidak terjadi kesenggangan antar anggota keluarga yang ada. Intinya si kalian sebagai seorang pasangan jadangan membuat suasana yang monoton saja agar tidak terlihat basi kedepannya dalam membuat keluarga menjadi harmonis lagi.

# Metode 3

Kurang lebihnya, Kontrol emosi kalian dan juga tahan ke egoisan yang terjadi pada kedua belah pihak.

Sudah kodratnya, sebagai suatu makhluk kita akan memiliki rasa emosional dan juga rasa keegoisan yang sering timbul dengan sendirinya sesuai dengan kodrat kita. sisi ini akan keluar begitu saja tidak terkontrol apabila kalian sebagai pasangan tidak bisa mengatasinya. Nah, dari sinilah bisa memciu keluarga menjadi tidak harmonis lagi seperti sedia kala. Dan dari sinilah pengendalian emosi kalian harus mulai bisa kalian kontrol dan bisa kalian kendalikan dengan sebaik mungkin yah.

Ingatlah, kalian bisa saja mengalah terhadap pasangan kalian bukan berarti kalian akan kalah terhadap situasi itu. Namun hanya menjaga suatu kebiasaan yang takutnya lebih berbahaya lagi bagi keluarga jika tidak di minimalisir dari sekarang ini. keluarga utuh seketika akan hancur karena 1 keegoisan saja.

# Metode 4

Buatlah komitmen yang kuat, sebelum kalian berani mengambil keputusan dalam membuat keluarga kecil yang harmonis.

Bukanlah suatu hal yang mudah, menikah memerlukan suatu persepsi yang cukup panjang dari kedua belah pihak yang ada. Komitmen ini sendiri merupakan cara kalian untuk bisa meneguhkan sautu sikap tegas dan juga pandangan serta pegangan yang mungkin tidak untuk kalian pegang dalam jangka waktu yang tidak terbatas ini.

Bagaimana bisa membuat komitmen ini agar berjalan sesuai dengan alurnya nanti ? … hal ini cukup kalian lakukan dengan berbicaralah secara terus terang, terbukan juga dalam menyampaikan segala pendapat yang ada, dan memiliki pegangan teguh bahwasannya “Saya, bisa memiliki sebuah keluarga yang harmonis, dari sikap keterbukaan saya terhadap pasangan saya!!”.

Dengan seperti ini, kesepakatan diantara kalian dalam membuat komitmen akan terbuka lebar dan akan terjalan dengan sebaik mungkin. Tinggal melihat dari pendirian kalian saja, apakah kuat justru akan melemah jika dihadapkan pada 1 problem saja.

# Metode 5

Suami sekaligus kepala keluarga ini wajib memiliki jiwa yang tegas serta bijak dalam mengambil sebuah keputusan terhadap masalah yang sedang dihadapi.

Sudah psti, 1,2, bahkan lebih masalah pun akan menghampiri kehidupan keluarga kecil kalian nantinya. Maka dari itu, agar bisa terciptanya keluarga yang harmonis ini dibutuhkan sekali seorang kepala keluarga yang adil, bijaksana, dan selalu tegas dalam mengambil setiap keputusan yang ada. Milikilah pedoman khsusu yakni kepada kepercayaan kalian menurut pedoman agama yang memang akan menjadi salah satu solusi utama dan juga jalan keluar yang paling baik bagi manusia kedepannya lagi.

# Metode 6

Jangan sekali-kali kalian membawa sebuah masalah dari Luar Rumah ke dalam rumah kalian.

Tiap-tiap pasangan yang ada pastinya dong memiliki kegiatan diluar masing-masing dengan berbagai macam masalah yang ada nantinya. Nah, alangkah baiknya jika kalian tidak membawa masalah kalian ke orang-orang rumah kalian yang notabennya tidak mengerti akan situasi yang sebelumnya kalian alami diluar sana. Salah-salah malah kelaurga kalian yang kena ssaran akan masalah yang kalian hadapi diluaran sana.

# Metode 7

Berikanlah perhatian yang cukup untuk anak kalian.

Jika kalian sudah dikaruniai seornag anak atau bahkan lebih, amka berilah mereka sebuah perhatian yang cukup dan sangat mendasar lagi. Jadi sesibuk-sibuknya kalian di luar rumah dalam melakukan berbagai amcam pekerjaan, maka kalian bsia mengatur sebuah jadwal untuk sekedar bercengkrama dan bermain-main sebentar dengan anak kalian. Bisa saja setelah jam pulang kantror, kalian msih bsia membantu anak kalian utnuk mengerjakan PR, sekedar bermain-main dengan anak kalian, atau bahkan sedikit mendengarkan anak kalian bercerita mengenai harinya tersebut pun juga sudah lebih dari cukup ya gengs.