Hidup Bahagia, Wujudkan Keluarga Harmonis

Peranan keluarga memang sangat penting bagi kehidupan setiap manusia yanga da di dunia ini. dimaan memiliki keluarga yang harmonis adalah hal terindah dari segala-galanya. Keluarga merupakan rumah pertama yang akan selalu kita kunjungi dalam berbagai macam keluh dan juga kesah yang ada. Tempat berlindung nomor 1 yang paling tepat adalah di bawah naungan dari sosok kepala keluarga. Dimana ini merupakan pondasi awal demi berdirinya suatu keharmonisan keluarga itu bisa berjalan dengan baik. Tanpa adanya pondasi utama , maka tidak akan berjalan dengan baik sebuah kelaurga menjadi harmonis.

Pernah mendengar sebuah cerita menegani keluarga cemara ? dimana disitu hidup sebuah pembelajaran mengenai keharmonisan keluarga yang dimana harta sesungguhnya ialah keluarga. Dimana diisi oleh anggota lainnya seperti anak-anak yang lucu, yang menggemaskan dan pastinya bisa memiliki kebahagiaan tersendiri.

Perkembangan serta pertumbuhan dari si kecil ini sendrii telah ditentukan dari bagaimana keluarga atau juga lingkungannya. Dimana dirinya akan belajar banyak hal termasuk untuk menemukan sebuah cinta dan juga sebuah kasih sayang terhadap keluarga yang dimilkinya tersebut. peranan keluarga disini untuk sang anak adalah sebagai pembangun dari karakter si kecil sejak dini. Sedangkan untuk peranan sahabat yang kalian miliki yakni membantu memberikan sebuah semangat dikala kalian mendapatkan kekurangan dalam pembinaan keluarga agar nantinya bsiaa tercipta keluarga yang harmonis kembali.

Adakah Manfaat Jika Memiliki Keluarga Yang Harmonis Bagi Anak ?

Pertanyaan seperti ini tentunya bsia kita jawab dengan jawaba “ YA”. Dimana peranan kelaurga yang adem ayem alias harmonis akan memberikan sebuah dampak positif bagi tumbuh dan juga berkembangnya sang anak apda kehdiupan dan juga lingkungannya tersebut. kalian bisa bayangkan,jika anak kalian dikembangkan di lingkungan yang tidak kondusif, apakah akan memberikan dampak baik bagi kehidupan anak terhadap keluarga atau malah kebalikannya ?

# Bisa Memberikan Kebahagian Bagi Sang Anak

Jika kalian sudah mendalami semua peranan sebagai seorang tua sebagaimana mestinya, sebagai seorang ibu dan ayah, serta sebagai seorang istri dan suami, maka selanjutnya tinggal kalian mengembangkan kebahagiaan anak dengan lingkungan yang psoitif. Anak bahagia, orang tua juga ikut bahagia bukan ? ya walaupun tidak menjamin secara menyeluruh, namun hal ini setidaknya bisa membuat kalian jadi mengerti lebih dalam karakteristik anak kalian dimasa yang akan mendatang.

Dimana anak-anak ini akan memperoleh sebuah kesempatan yang pastinya lebih besar lagi untuk tumbuh dan juga berkembang dengan mewujudkan secara lengkap tentang cita-cita yang mereka inginkan. Keluarga menjadi pendorong utama dari pembentukan jati diri anak di masa yang akan datang.

 # Mendukung Dunia Psikologi Dari Anak

Anak-anak bahkan setiap manusi yang ada dibumi ini memiliki sisi emosional dengan berbagai batasan yang ada. Selain itupun dari rasa emosional ini pun didukung penuh dengan adanya nilai sosial yang menyangkut ke psikologi dari anak. Dimana dengan begitu peranan dari orang tua sudah pasti sangat dibutuhkan nantinya. Setidaknya, keluarga ikut adil dalam mengambil sebuah bagian untuk bisa mengingatkan sisi positif apa yang bsia diambil dan juga dijalankan. Serta sisi negatif yang wajib dihilangkan dan dijauhkan seajuh mungkin agar tidak mengacu pda perusakan pertumbuhan anak bagi keluarga. Salah langkah saja, keluarga kalian yang ahrmonis bisa berantakan seketika.

Lalu Keterkaitan Negatif Dari Kelurga yang Tidak Harmonis Apa ?

Setiap semua hal yang mengandung ke psoitifan maka akan ada perlawanan dari sikap yang neatifnya. Dimana menjadi orang tua memang tidaklah mudah untuk mendalami peran tersebut. dimana adanya kepadatan pekrjaan yang menyibukkan kalian dalam sehari-hari memberikan batasan waktu kalian kepada keluarga menjadi lebih mengecil dan bsia dikatakan ajdi tidak kondusif seperti sedia kala. Hal ini terjadi karena keharmonisan dari keluarga tersebut sudah tidak ada lagi. Dari sinilah negatifnya muncul bagi pertumbuhan buah hati kalian.

# Tidak Mengenal Rasa Percaya Diri

Mengapa ini masuk kedalam point pertama ? .. hal ini memang disebabkan oleh anak-anak yang sedang mengalami tumbuh kembang yang aktif lalu mereka mendapatkan sebuah tekanan dari keluarga yang tidak harmonis sehingga membuat dirinya tidak yakin melakukan adaptadsi terhadap lingkungan sekitar. Rasa kurang percaya diri, rasa introvert atau menyedniri, lebih mudah dibiasakan bagi anak-anak yang mengalami retaknya keharmonisan pada keluarga. Dan tidak menutup kemungkinana, semua potensi yang dimiliki oelh anak kalian akan tertutup dengan begitu saja.

# Takut Akan Penelantaran

Paham ini sangat mudah diketahui sang anak. Dimana pola pikir mereka berjalan seirama dengan lingkungan kerluarga yang berjalan semakin buruk dari hari ke harinya. Bisa saja dirinya bertanya kepada guru kepercayaannya mungkin perihal, hancurnya sebuah keharmonisan keluarga akan berdampak parah pda sebuah penelantaran yang akan dirasakan oleh dirinya di kemudian hari dalam jangka waktu yang panjang bahkan tidak dapat ditentukan mengenai batasan tersebut.

Dalam hal ini pun kalian sebagai kepala keluarga dan juga ibu pembimbing bagi anak kalian akan membuat anak memiliki sautu pola yang berkecenderungan untuk posesif dan akan terus menerus melaklukan kecurigaan kepada orang terdekatnya. Tidak menutup kemungkinan, jika sudah dewasa nanti akan curga terhadap pasangannya sendiri. Dan hal ini lah yang bsia membahayakan bagi psikologi sang anak. Dimana ini amsuk kedalam gejala sulitnya untuk melakukan sosialisasi yang baik dan juga beanr di kemudian hari.

Lantas, Langkah Seperti Apa Yang Di jalani ?

Dalam sebuah ikatan, sebelumnya apsti kalian sudah memiliki sebuah komitmen bukan ? bagaimana caranya dalam membina, bagaimana caranya menjaga satu sama lain, bagaimana caranaya untuk bisa terus membahagiakan keluarga kecil kalian nanti ? pastinya sudah terlintas dipikiran kalian semua.

Dari sini sebeanrnya hal yang cukup sekali kalian utamakan adalah “ Peengontrolan diri, terhadap keegoisan dan juga emosional yang mudah meledak sewaktu-waktu”. Jika kalian ingin emmiliki keluarga yang harmonis, kalian bsia melakukan hal-hal seamcam ;

  • Percaya dan juga menerima keadaan pasangan satu sama lain, jangan ketika kalian sedang dihadapkan oleh suatu masalah anntinya kalian tidak menyelesaikan dengan kepala dingin namun dengan penuh kemosian yang dibalut tidak adanya rasa saling percaya satu sama lain. Dari hal inilah yang mengacu adanya permasalah pada awal kehancuran keluarga kalian yang abru saja harmonis.
  • Cobalah untuk selalu menjalin suatu komunikasi yang baik, tidak hanya kepada psangan kalian. Tapi, ke keluarga inti kalian pun juga harus bisa menjalin komunikasi yang baik dan juga benar. Misalnya dengan kalian melakukan sedikit canda tawa bersama di ruang keluarag bisa memulai sautu jalinan komunikasi yang baik tentunya.
  • Anak selalu dalam prioritas kalian, bagaimana pun keadaan kalian, sekacau-kacaunya kalian, tetaplah selalu memprioritaskan anak sebagai salah satu kunci kebahagian kalian. Ingat, anak sendrii merupakan malaikat kecil kalian , bagaimana bisa samapai menjadi sebuah keluarga yang harmonis.
  • Rajin-rajinlah kalian berdoa kepada Tuhan kalian masing-masing, demi kelancaran keluarag kalian selalu ahrmonis dan selalu terhidanr dari marabahaya yang bisa merusak keharmonisan tersebut.

Metode Ini Bisa Membuat Keluarga Menjadi Harmonis !!

Siapa-siapa yang tidak ingin memiliki keluarga yang harmonis, rukun, aman, damai, sejahtera, bisa angkat tangannya ? .. hanya manusi-manusia bodoh yang ingin memiliki jiwa seperti itu. Justru, adanya keluarag yang harmonis ini menjadi suatu impian bagi setiap pasangan yang ada dalam membuat keluarga kecilnya menjadi lebih bahagia lagi. Memiliki keharmonisan, lingkungan yang damai, saling menjaga satu sama lain, aduhhhhhh…adem kali melihat keluarga yang seperti itu. Tak jarang masih banyak keluarga yang didalamnya tidak tercipta suatu keharmonisan, kekasaran, ketidakadilan, ke-egoisan, serta hal-hal yang menyimpang dari kata harmonispun terjalin dalam rumah tersebut. ingat yah, hal ini masih belum teratasi dengan baik tanpa didasari dari rasa bertanggung jawab atas apa yang terjadi di lingkungan keluarga. Ya walau kita tahu, menciptakan suatu keluarga yang harmonis itu tidaklah mudah seperti kalian menuangkan air putih dari teko kedalam gelas bening biasa. Seorang pasangan harus bisa, memperjuangkan nasib dari keluarga kecilnya yang nanti makin meluas menjadi keluarga besar yang memungkinkan menjadi salah contoh baik di kemudian hari.

Bagi kalian yang sudah menikah, dan sudah memiliki keluarga kecil yang didalamnya terdapat anak-anak yang lucu yang manis , tidak ada salahnya jika kalian membuat resolusi kedepannya dalam mempereratkan hubungan kalian agar lebih harmonis lagi nantinya. Jika ini tercapai, toh surga dunia yang adem ayem akan kalian bisa nikmati hingga kalian tua nanti. Dari sinilah nanti dapat berpengaruh terhadap suatu aspek kehidupan kalian yang lain, seperti halnya karir, bisnis atau juga usaha, dan juga mencakup yang lainnya.

Lantas, bagaimana caranya kita bisa membuat keluarga kita agar tetap terlihat harmonis ? dan pasalnya ini merupakan hal sulit, tidak mungkin bukan di dalam suatu rumah tangga tidak terdapat percekcokan sama sekali dalam hal sekecil apaapun itu ? apa masih bisa kita mendapatkan keharmonisan itu sampai tua nanti ? .. memang, semuanya membutuhkan sebuah proses bukan secara instan saja. Dan terkadang juga akan berat kalian jalani di awal-awalnya jika sudah mulai ada tidak kesependapatan atau kesepahaman diantara kalian dengan pasangan kalian. Namun, kalian bisa mencoba terapkan metode di bawah ini, untuk mencoba menjalin keluarga yang harmonis lagi nantinya dalam jangaka waktu yang sangat panjang.

Metode Dalam Membuat Keluarga Yang Harmonis

# Metode 1

Bersikaplah jujur dan selalu terbukalah kalian dalam setiap masalah apapun kepada pasangan kalian, kepada kepala rumah tangga di dalam keluarga kecil kalian ini.

Dimana sikap ini murni sikap pertama yang wajib sekali kalian gunakan dalam kesehariannya. Sudah banyak kasus terjadinya kesengganagan antara keluarga , terjadinya keluarga yang berantakan, akibat adanya misscomunication diantara sesama pasangan terhadap rasa kejujuran yang berakibat fatal pada keluarganya sendiri. Entah terhadap anak ( Jika sudah memiliki ), atau terhadap lingkungan. Siapa yang akan tahu nantinya ? .

Walau memang akan dinilai menyakitkan jika kejujuran tesebut tidak bisa diterima, namun kalian harus percaya dan juga yakin. Bahwa , pasangan akan tercipta harmonis berkat kejujuran satu sama lain yang terjalin begitu seiras.

# Metode 2

Ciptakanlah suasana yang menyenangkan sekaligus menghibur bagi keluarga kecil kalian nanti.

Yang namanya keharmonisan sudah pasti dong akan didukung dengan adanya kegembiraan, adanya canda dan tawa, yang memang harus diterapkan setiap kali kalian sedang bercengkrama bareng dalam 1 ruangan yang sama.ya walau kita tahu, ketika semakin lama berjalannya suatu rumah tangga, maka akan semakin berkurangnya canda tawa kegembiraan yang hadir didalamnya. Hal ini didukung dengan alasan klasik yakni “ Sibuk akan pekerjaan kantor”. Toh, kita kerja juga untuk kelaurga lagi nantinya.

Boleh si melakukan penerapan seperti itu, namun berikan sedikit waktu kalian bersama keluarga agar tidak terjadi kesenggangan antar anggota keluarga yang ada. Intinya si kalian sebagai seorang pasangan jadangan membuat suasana yang monoton saja agar tidak terlihat basi kedepannya dalam membuat keluarga menjadi harmonis lagi.

# Metode 3

Kurang lebihnya, Kontrol emosi kalian dan juga tahan ke egoisan yang terjadi pada kedua belah pihak.

Sudah kodratnya, sebagai suatu makhluk kita akan memiliki rasa emosional dan juga rasa keegoisan yang sering timbul dengan sendirinya sesuai dengan kodrat kita. sisi ini akan keluar begitu saja tidak terkontrol apabila kalian sebagai pasangan tidak bisa mengatasinya. Nah, dari sinilah bisa memciu keluarga menjadi tidak harmonis lagi seperti sedia kala. Dan dari sinilah pengendalian emosi kalian harus mulai bisa kalian kontrol dan bisa kalian kendalikan dengan sebaik mungkin yah.

Ingatlah, kalian bisa saja mengalah terhadap pasangan kalian bukan berarti kalian akan kalah terhadap situasi itu. Namun hanya menjaga suatu kebiasaan yang takutnya lebih berbahaya lagi bagi keluarga jika tidak di minimalisir dari sekarang ini. keluarga utuh seketika akan hancur karena 1 keegoisan saja.

# Metode 4

Buatlah komitmen yang kuat, sebelum kalian berani mengambil keputusan dalam membuat keluarga kecil yang harmonis.

Bukanlah suatu hal yang mudah, menikah memerlukan suatu persepsi yang cukup panjang dari kedua belah pihak yang ada. Komitmen ini sendiri merupakan cara kalian untuk bisa meneguhkan sautu sikap tegas dan juga pandangan serta pegangan yang mungkin tidak untuk kalian pegang dalam jangka waktu yang tidak terbatas ini.

Bagaimana bisa membuat komitmen ini agar berjalan sesuai dengan alurnya nanti ? … hal ini cukup kalian lakukan dengan berbicaralah secara terus terang, terbukan juga dalam menyampaikan segala pendapat yang ada, dan memiliki pegangan teguh bahwasannya “Saya, bisa memiliki sebuah keluarga yang harmonis, dari sikap keterbukaan saya terhadap pasangan saya!!”.

Dengan seperti ini, kesepakatan diantara kalian dalam membuat komitmen akan terbuka lebar dan akan terjalan dengan sebaik mungkin. Tinggal melihat dari pendirian kalian saja, apakah kuat justru akan melemah jika dihadapkan pada 1 problem saja.

# Metode 5

Suami sekaligus kepala keluarga ini wajib memiliki jiwa yang tegas serta bijak dalam mengambil sebuah keputusan terhadap masalah yang sedang dihadapi.

Sudah psti, 1,2, bahkan lebih masalah pun akan menghampiri kehidupan keluarga kecil kalian nantinya. Maka dari itu, agar bisa terciptanya keluarga yang harmonis ini dibutuhkan sekali seorang kepala keluarga yang adil, bijaksana, dan selalu tegas dalam mengambil setiap keputusan yang ada. Milikilah pedoman khsusu yakni kepada kepercayaan kalian menurut pedoman agama yang memang akan menjadi salah satu solusi utama dan juga jalan keluar yang paling baik bagi manusia kedepannya lagi.

# Metode 6

Jangan sekali-kali kalian membawa sebuah masalah dari Luar Rumah ke dalam rumah kalian.

Tiap-tiap pasangan yang ada pastinya dong memiliki kegiatan diluar masing-masing dengan berbagai macam masalah yang ada nantinya. Nah, alangkah baiknya jika kalian tidak membawa masalah kalian ke orang-orang rumah kalian yang notabennya tidak mengerti akan situasi yang sebelumnya kalian alami diluar sana. Salah-salah malah kelaurga kalian yang kena ssaran akan masalah yang kalian hadapi diluaran sana.

# Metode 7

Berikanlah perhatian yang cukup untuk anak kalian.

Jika kalian sudah dikaruniai seornag anak atau bahkan lebih, amka berilah mereka sebuah perhatian yang cukup dan sangat mendasar lagi. Jadi sesibuk-sibuknya kalian di luar rumah dalam melakukan berbagai amcam pekerjaan, maka kalian bsia mengatur sebuah jadwal untuk sekedar bercengkrama dan bermain-main sebentar dengan anak kalian. Bisa saja setelah jam pulang kantror, kalian msih bsia membantu anak kalian utnuk mengerjakan PR, sekedar bermain-main dengan anak kalian, atau bahkan sedikit mendengarkan anak kalian bercerita mengenai harinya tersebut pun juga sudah lebih dari cukup ya gengs.